3 Jenis Audience Temperature untuk Memaksimalkan Omset Bisnis

3 Jenis Audience Temperature dalam bisnis (Photo by Melanie Deziel on Unsplash)
3 Jenis Audience Temperature dalam bisnis (Photo by Melanie Deziel on Unsplash)

Dalam menjalankan bisnis, kita akan menawarkan produk kepada target market yang sudah kita tuju. Target market tersebut adalah audience yang sudah yakin dengan produk kita.

Agar produk kita mendapatkan kepercayaan dari target market hingga mereka membeli produk kita, ada beberapa tahapan kategori yang akan dilalui oleh audiens. Tahapan tersebut dinamakan Audience Temperature. Apa saja tahapan audiens hingga membeli produk? Simak penjelasannya pada artikel ini.

Apa itu Audience Temperature

Audiens yaitu orang yang menjadi calon pelanggan potensial dari bisnis kita. Audience Temperature sendiri adalah tahapan perjalanan calon pelanggan berdasarkan segmentasi suhu. Segmentasi suhu yang dimaksudkan disini yaitu panas dinginnya pengetahuan audiens terhadap produk atau jasa yang bisnis kita miliki. Akan ada tiga tahap perjalanan yang dilalui oleh calon pelanggan dalam mengenal suatu produk atau jasa hingga mereka yakin untuk melakukan offer.

3 Jenis Audience Temperature

Dalam membuat strategi pemasaran, tentunya kita akan menargetkan konsumen agar sampai pada pembelian produk atau jasa. Tetapi, dalam melakukan pembelian, konsumen tidak selalu langsung membeli produk atau jasa tersebut. Ada 3 tahapan yang mereka lalui sebagai audiens dalam membeli suatu produk atau jasa, tahapan ini dinilai berdasarkan pengetahuan dan kepercayaan audiens terhadap produk atau atau jasa yang bisnis kita miliki, tahapan tersebut adalah sebagai berikut :

1.     Cold Audience

Cold Audience adalah tahap pertama dalam perjalanan audiens mengenal suatu bisnis. Mereka adalah audiens yang belum pernah mendengar tentang bisnis kita. Mereka masih awam dan belum mengetahui dengan pasti terkait produk atau jasa yang bisnis kita tawarkan. Sehingga saat kita melakukan promosi dan ingin memperluas pasar, biasanya kita akan menyasar kepada audiens di tahap pertama ini untuk mengenal produk kita.

2.     Warm Audience

Tahap selanjutnya adalah Warm Audience, yaitu tahapan dimana audiens sudah mengenal bisnis kita dan mengetahui produk yang kita jual. Mereka memiliki ketertarikan dengan produk yang kita jual dan sudah mulai berkomunikasi dengan bisnis kita baik melalui percakapan secara kontak pribadi melalui customer service ataupun dengan memberikan respon secara publik melalui konten ataupun campaign yang kita buat. Mereka adalah audiens yang akan menjadi followers media sosial kita dan men-subscribe email kita.

3.     Hot Audience

Yang terakhir yaitu Hot Audience. Mereka adalah audiens yang sudah mengenal bisnis dan produk kita dengan sangat baik dan juga sudah pernah melakukan pembelian. Hot audience adalah audiens yang sangat berpotensi untuk menaikkan omzet bisnis melalui pembelian berulang, sehingga kita perlu mempertahankan mereka. Karena jika mereka merasa puas dengan produk dan service yang kita berikan, mereka akan loyal kepada bisnis kita dan akan terus melakukan pembelian. Mereka juga bisa membantu kita dalam kegiatan promosi dengan melakukan testimoni pengalaman mereka dalam melakukan pembelian produk.

Itu dia 3 jenis audiens dalam audience temperature yang perlu diketahui oleh pebisnis untuk bisa memaksimalkan omset bisnis. Dengan mengetahui 3 jenis audiens tersebut, dapat membantu mempermudah dalam membuat strategi yang tepat untuk menggaet hati audiens hingga melakukan offer. Karena strategi yang akan kita gunakan untuk setiap audiens pastinya berbeda sesuai dengan kepercayaan mereka terhadap produk  atau jasa. Untuk membuat audiens melakukan offer, kita harus berusaha untuk membuat mereka sampai pada tahapan audiens terakhir

Bagikan