KOL : 5 Perbedaan dan Sejarahnya

5 Perbedaan dan Sejarah KOL
Sumber : Unsplash.com

Key Opinion Leader atau yang selanjutnya disebut sebagai KOL kini menjadi salah satu istilah yang tidak lagi asing. KOL sendiri memiliki perbedaan dengan influencer. KOL dapat diartikan sebagai orang yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidangnya sehingga pendapat mereka dianggap kredibel. Dengan keterampilan dan pengalaman mereka, KOL memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. KOL pun menjadi bagian penting dari marketing dan membuat kegiatan marketing berjalan lebih efektif. Namun bagaimana awal mula KOL dan apa perbedaannya dengan influencer? Mari kita bahas dalam artikel ini!

Untuk mengetahui lebih detil mengenai KOL, kamu bisa baca di sini

Asal Usul KOL

Tren KOL mulai populer di China. Mereka mempromosikan konten melalui media-media sosial yang populer di China seperti TikTok. Menurut activecampaign.com, pada tahun 2017, Tencent membuat terobosan baru untuk kampanye marketing bersama Karry Wang dan Stephen Hawking. Kampanye ini terbukti mencapai tingkat awareness dan ketertarikan yang tinggi dalam waktu yang cepat. Kampanye ini juga mengurangi banyak biaya dibandingkan marketing tradisional.

Seiring waktu, di era digital sekarang ini seorang KOL terbantu dengan adanya sosial media. Pemilihan KOL yang tepat dan platform yang sesuai memberi hasil yang lebih efektif dan dapat dilihat dalam 24 jam. Jangkauan dan pengaruh yang diperoleh juga berbeda. Melalui media sosial itu, KOL dapat memberikan branding yang kredibel bahkan menjadi sumber dan tren baru. KOL pun terlihat serupa dengan influencer. Apa sih perbedaan KOL dengan influencer?

Perbedaan KOL dengan Influencer

KOL, seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, adalah orang yang berpengaruh di bidangnya karena keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang mereka miliki. Biasanya KOL berprofesi di bidang yang mereka tekuni. KOL bisa disebut juga sebagai influencer, namun tidak semua influencer bisa disebut sebagai namun tidak semua influencer bisa disebut sebagai KOL. Lalu apa perbedaannya dengan influencer? Seperti KOL, influencer adalah orang yang memberi pengaruh di masyarakat. Sosok influencer dianggap memiliki pengaruh di komunitas tertentu, namun influencer tidak bekerja di profesi tertentu seperti KOL. Terdapat pula perbedaan lain KOL dan influencer seperti :

Media Kerja

Media kerja yang digunakan oleh influencer adalah media sosial seperti YouTube, Instagram, Twitter, TikTok, dan lainnya. Peran media sosial bagi seorang influencer sangatlah penting karena mereka menggunakan pengaruhnya di media sosial. Berbeda dengan influencer, KOL tidak harus bekerja dengan menggunakan media sosial. Mereka dapat menggunakan pengaruhnya secara langsung. Hal ini karena KOL adalah orang yang berprofesi di bidangnya sehingga bisa memberikan pengaruh di masyarakat tanpa bantuan media sosial. Namun, KOL juga dapat memperluas pengaruhnya melalui media sosial.

Isi Konten

Konten yang diberikan oleh KOL berbeda dengan konten influencer. Hal ini dikarenakan KOL memiliki kredibilitas di bidangnya sehingga konten yang dihasilkan berupa hasil analisis atau teori yang relevan dengan bidang mereka. Berbeda dengan KOL, influencer membuat konten berdasarkan hal-hal yang sedang viral dan utamanya, disukai oleh pengikutnya. Maka dari itu seorang influencer harus memahami dan mengikuti tren yang ada.

Motivasi

Motivasi pengikut yang memilih mengikuti influencer dan KOL juga berbeda. Bagi seorang influencer memiliki komunitas adalah hal yang penting. Maka mereka akan merekomendasikan berbagai macam hal kepada pengikutnya untuk memenuhi kebutuhan pengikutnya. Kredibilitas seorang influencer ditentukan berdasarkan keaslian dan kualitas konten. Kredibilitas ini pula yang menentukan jumlah pengikut mereka. Hal ini tentu berbeda dengan KOL yang standar kredibilitasnya tidak dipengaruhi oleh pengikut dan konten. Akan tetapi, KOL menggunakan penggunanya untuk melengkapi kegiatan mereka sehari-hari.

Imbalan

Untuk membuat sebuah konten, biasanya influencer mendapatkan imbalan tertentu sesuai dengan kontrak awal. Imbalan ini didapatkan atas hasil mempromosikan barang atau jasa dalam wujud konten. Imbalan seperti ini tidak diperlukan oleh seorang KOL. Mereka cenderung tidak menerima imbalan untuk mempromosikan produk yang relevan dengan bidang atau profesi mereka.

Nah, itu dia sejarah dan perbedaan antara KOL dan influencer. Sekarang kamu sudah lebih memahami perbedaan keduanya. Apabila kamu seorang pemilik bisnis, manakah yang lebih cocok untuk berkolaborasi dengan bisnismu?

Bagikan