Baru Mulai Berbisnis? Ini 5 Tips Membangun Merek!

5 Tips Membangun Merek
Sumber : Unsplash.com

Dalam berbisnis, merek dagang menjadi salah satu hal penting. Bayangkan bagaimana jadinya jika kamu menjual barang tanpa merek? Sulit bukan? Inilah yang membuat merek menjadi sangat penting dan melekat pada produk. Jadi, merek dapat dipahami sebagai nama yang diberikan produsen untuk sebuah produk. Strategi untuk membangun merek sendiri tentu harus diperhitungkan dengan matang. Apalagi jika bisnis yang kamu miliki baru dirintis. Lalu bagaimana cara agar merek dapat menarik perhatian konsumen? Berikut 5 tips dalam membangun merek!

Baca juga tentang perbedaan merek di sini

Pahami Keunikan Produkmu

Hal pertama yang harus lakukan dalam membangun bisnis adalah menentukan produk yang akan dijual. Pahami dan cari kelebihan maupun kekurangan dari produk yang kamu miliki. Keunikan produk tersebut dapat berupa warna, fungsi, motif, disain, bahan baku, hingga kemasan. Keunikan inilah yang kemudian menjadi karakteristik yang membuat produkmu berbeda dari yang lain. Nantinya, selain memiliki merek yang unik, produkmu sudah cukup kuat di pasaran dengan daya tarik tersendiri!

Kenali Target Pasarmu

Setelah merancang dan membuat produkmu sendiri, kini saatnya kamu menentukan target pasar. Kamu perlu mencari tahu kepada siapa produk tersebut akan kamu jual. Salah satunya adalah dengan mengetahui segmen pasar yang membutuhkan dan tertarik dengan produkmu. Kamu bisa mengumpulkan data dengan cara riset langsung ke lapangan. Dengan menentukan target pasar, kamu dapat menentukan harga yang sesuai dengan segmen pasarmu hingga menentukan strategi marketing yang tepat.

Pilih Nama Merek yang Akrab di Telinga Namun Singkat!

Setelah kamu memiliki produk dan menentukan target pasar, inilah saatnya kamu menentukan nama merek. Buatlah nama merek yang akrab di telinga masyarakat namun tetap singkat. Usahakan nama merekmu tidak lebih dari tiga suku kata. Hindari penggunaan nama merek yang panjang dan berbelit karena hal ini hanya akan mempersulit konsumen. Merek yang akrab di telinga dan singkat memudahkan konsumen mengingat produkmu.

Buat Merek yang Mudah Diingat dan Dibaca

Nah, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, nama merekmu harus singkat dan familier agar mudah diingat. Tidak hanya itu, nama merekmu haruslah mudah dibaca dan dilafalkan. Hal ini juga membuat konsumen mudah mengingat nama merekmu. Kamu bisa memilih nama-nama yang sederhana dan ramah di telinga dan lidah masyarakat. Dengan nama merek yang singkat, mudah diingat dan dibaca, niscaya merekmu akan menjadi pilihan konsumen ketika sedang mencari produk!

Merekmu Harus Menarik dan Beda dari yang Lain!

Apakah sudah cukup jika memiliki nama merek yang singkat, mudah diingat, dan mudah dibaca? Jawabannya, belum! Nama merekmu haruslah cukup kreatif sehingga dapat mencuri perhatian konsumen. Hindari penggunaan nama merek yang mirip dengan merek kompetitor yang sudah ada lebih dahulu. Bagi konsumen hal ini dianggap kurang kreatif. Dengan memiliki merek yang unik, menarik, dan berbeda dapat menambah peluang produkmu lebih dikenal oleh konsumen!

Itu dia lima buah tips dalam membangun merek untuk produkmu. Perlu diingat bahwa merekmu haruslah kreatif dan mudah diingat oleh konsumen. Perpaduan produk yang unik dan merek yang kreatif adalah kunci untuk menarik hati konsumen. Sudahkah merekmu cukup unik untuk menggaet konsumen?

Bagikan