Bisnis Digital di Masa Pandemi

bisnis digital

Bisnis digital semakin marak kala pandemi datang. Belanja online menjadi kebutuhan yang utama demi menurunkan kurva covid-19. Menurut year in google search 2020 pandemi covid-19 memberikan dampak yang besar bagi perekonomian. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Pandemi mengubah cara kebiasaan kita kepada kebiasaan baru. Perubahan dari yang kita biasanya bekerja di perusahaan dengan hasil yang sekian sudah cukup, namun kini harus putar otak untuk mencari penghasilan tambahan. 

Pandemi merubah cara pandang dalam berbelanja secara signifikan. Selama pandemi berlangsung, banyak masyarakat indonesia yang mulai mempromosikan bisnis sampingan mereka dan dijual secara online. Bisnis rumahan menjadi alternatif untuk masyarakat . Tidak hanya itu banyak bahkan dengan dilakukan riset oleh google pada tahun 2020 yaitu meningkatnya sebanyak 55%  yang mendaftar seller, sedangkan jualan online meningkat sekitar 40% , dari hasil tersebut tidak hanya generasi millennials saja tapi Gen X dan Boomers juga membeli secara online.

bisnis digital
Year In Search 2020

Sebanyak 61% membeli pakaian/sepatu,aksesoris online,  sedangkan 33% mencari informasi mengenai produk atau merek dan terakhir sebanyak 70% orang lebih membeli kebutuhan sehari-hari seperti tissue toilet,shampoo, dan bahan makanan.

Menariknya, saat pandemi fitur tersebut mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari tahun sebelum terjadinya pandemi sebanyak 160% untuk cashless, 30% gratis ongkir , 95% polyester. Banyak konsumen yang menggunakan google untuk membantu mereka dalam berbelanja, mencari barang yang mereka butuhkan.

Para pelanggan menggunakan google untuk membantu mereka dalam berbelanja. Banyak yang mencari hal hal yang penting dan paling dasar, dengan bantuan pencarian. Salah satunya “ fresh product “mengalami peningkatan sebanyak 50% pada tahun 2019 dan terjadi peningkatan kembali sebanyak 90% pada tahun 2020. Pada tahun 2020 deterjen berhasil melompat dalam pencarian google sebanyak 26% untuk produk home care, sementara itu produk lainya seperti pembersih permukaan tangan meningkat pesat sebesar 100%. Faktor tersebut berkaitan pada kebersihan pribadi dan rumah.

Tips Meningkatkan Brand Awareness

1. Selalu Ada untuk Pelanggan

bisnis digital
Year In Search 2020

Pelanggan  tidak hanya menjadi pembeli, tapi bisa menjadi penjual juga. Maka dari itu harus merangkul semangat kewirausahaan indonesia dan menjangkau UKM. Memberitahukan bahwa selalu ada untuk para pelanggan, untuk setiap orang yang akan memulai bisnis nya dan memberikan mereka pengertian bahwa kita dalam hal ini bersama-sama untuk membangun kehadiran brands baru dan saling mendukung satu sama lain .

Sama seperti halnya tokopedia mendukung perekonomian lokal indonesia melalui kampanye #jagaekonomiindonesia dengan mendorong masyarakat untuk memulai bisnisnya di platform mereka. Karena tokopedia melihat semngat yang begitu besar kepada para wirausahawan baru yang terus bermunculan di tengah pandemi covid-19. Memberikan semangat , dan memberitahukan pada para ukm dan wirausaha bahwa mereka tidaklah sendiri.

Baca juga:

Aksi Peduli di Masa Pandemi

5 Gaya Komunikasi Beriklan

2. Kenali Pelanggan dan Sesuaikan Permintaan

bisnis digital
Year In Search 2020

Pandemi merubah semuanya dan sekarang dengan banyak teknologi canggih hadir membuat pembeli saat ini lebih cerdas dalam memilih barang atau membeli sesuatu. Adanya berbagai jenis fitur belanja membuat nilai pada suatu merek menjadi baik dan ketika mereka mengetahuinya mereka akan membawanya pada tingkat berikutnya sampai dilakukannya transaksi.

Melihat hal itu, maka dibuatlah belanja secara online yang nyaman, dan menawarkan berbagai opsi pembayaran, pengiriman gratis dan nirseting. Selama pandemi grab dan gojek beradaptasi dengan baik, banyak perubahan yang dilakukan oleh mereka demi meningkatkan kualitas jasa yang ditawarkan di tengah pandemi.

Masyarakat yang  takut terkena kontak fisik langsung dengan orang yang sembarangan merupakan hal yang harus dicari solusinya, melihat dari itu maka grab telah memperkenalkan pengiriman grabfood dan grabexpress dengan meminimalisir kontak secara langsung antara driver dan para pembeli. 

Selain itu gojek juga menambahkan hal lain dengan cara yang cukup menarik yaitu opsi balasan cepat dalam aplikasi bagi pengguna untuk menunjukan dimana meninggalkan barang-barang mereka saat pemeriksaan suhu tubuh pengemudi mereka untuk memastikan keselamatan pelanggan mereka.

3. Investasi untuk Konten

Ketika pelanggan berbelanja online untuk jenis produk baru, mereka menilai konten yang informatif sangat membantu mereka dan mereka merasa sangat membutuhkanya. Karena membantu mereka memilih antara produk layanan yang mereka pertimbangkan, dan beberapa tips tentang penggunaan produk atau layanan anda setelah pembelian. 

Maka dari itu konten yang informatif menjadi hal yang harus di kembangkan di statu website. Proaktif adalah kunci untuk membuat pelanggan tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Year In Search 2020

Walaupun kita masih berada di dalam pandemi covid-19, namun hal itu tidak mempengaruhi semangat masyarakat indonesia untuk terus berinovasi dan membantu perekonomian indonesia.

Ingin tahu penelusuran apa saja yang populer di Google tahun 2020? Baca ulasannya disini.   

Atau telusuri Year In Search 2020

Bagikan