Kunci Keberhasilan Pebisnis dengan Brand Loyalty

Unplash.com/lldo Frazao

Kondisi saat ini, banyak para pebisnis melakukan kompetisi untuk memajukan produk-produk yang mereka punya. Beraneka ragam jumlah produk sehingga para pebisnis dituntut untuk lebih kreatif dalam menentukan produk. Tujuannya agar dikenal oleh para konsumen dan dapat dinikmati produk yang di jual belikan. Akan tetapi, semua ini mempunyai dampak bagi pebisnis yaitu, menjadi sebuah tantangan untuk bekerja lebih keras, agar mempertahankan loyalitas konsumennya dan brand loyalty. 

Menurut Kotler yang dikutip oleh (Andrologi & Sugiarto, 2014) di dalam Jurnalnya bahwa brand merupakan sebuah nama, simbol, istilah, desain, atau tanda yang dikombinasikan seluruhnya. Tujuannya untuk mengidentifikasikan barang atau jasa dari para pebisnis. Membedakan produk A dengan produk lainnya.

Brand menjadi sebuah ciri khas kepemilikan dari sebuah produk yang diproduksi oleh pebisnis. Oleh karena itu, pebisnis harus mampu memberikan ciri pada produk yang dijual belikan. 

Apa itu Brand Loyalty?

Brand loyalty yaitu sebuah perilaku konsumen yang berkomitmen pada brand yang digunakannya sehingga terus-menerus melakukan pembelian ulang. Didasarkan adanya keterkaitan semua aspek yaitu aspek emosional dan psikologis dari konsumen dan brand tersebut. Sehingga adanya pembelian terus-menerus dari konsumen dikarenakan kecocokan yang dirasakannya. Serta brand tersebut mampu memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik. Oleh karena itu, pebisnis harus meyakinkan konsumen dengan memberikan keunggulan dari brand yang digunakan.

Unplash.com/matdesign24

Pentingnya Brand Loyalty

Menjadi kunci keberhasilan pebisnis yaitu, dengan mempunyai kepercayaan konsumen serta kesetiaan yang tinggi. Oleh karena itu, untuk mendapatkannya perhatikan fungsinya di bawah ini!

1. Meningkatkan Penjualan

Konsumen yang mempunyai kepercayaan yang tinggi pada brand, dengan loyalitas yang tinggi konsumen akan terus membeli produk dari brand tersebut. Apabila dari brand menerbitkan produk baru, konsumen akan membeli dan mencobanya. Dalam hal ini menjadi peningkatan dalam penjualan.

2. Mengurangi Biaya Pemasaran

Biaya pemasaran akan lebih murah dikarenakan dapat mempertahankan konsumen. Dari pada harus mencari konsumen yang baru, mengakibatkan lebih banyak biaya pemasarannya. Data konsumen yang sudah ada dan tercantum lebih mempermudah pebisnis untuk melakukan pemasakan kepada konsumen.

3. Memberikan Kesempatan Baru Kepada Pesaing

Menurut Aaker (1997) yang dikutip oleh (Hadi, 2010) dalam bukunya yang berjudul Pentingnya Brand Loyalty Terhadap Minat Beli Ulang bahwa  brand loyalty akan memberikan kesempatan kepada pesaing untuk mengeluarkan produk lain dan melakukan inovasi. Akan tetapi, kita tetap merespons ancaman tersebut dengan mengeluarkan produk baru juga. Memberikan inovasi baru terhadap suatu produk akan menjadikan brand kita semakin maju dan dikenal banyak orang. Hal ini agar kita mampu bersaing dan menyesuaikan dengan produk pesaing. Hal ini menjadi pertempuran persepsi konsumen dalam menghadapi loyalitas produk yang dipakainya.

4. Menarik Konsumen Baru

Sering kali terjadi apabila sebuah produk menarik konsumen, sehingga konsumen tersebut merasa percaya dan mempunyai kesetiaan tinggi. Maka, biasanya akan merekomendasikan kepada kerabat karib untuk memakai produknya. Hal ini menjadi peluang mendapatkan konsumen baru. 

Kesetiaan konsumen bisa di lihat dari brand loyalty-nya. Semakin tinggi loyalty-nya maka semakin besar pula kesempatan berhasil dalam membangun usaha. Brand loyalty menjadi sebuah kunci keberhasilan dalam mengelola produk dan mempertahankan konsumen untuk tetap setia. Yuk, segera lakukan brand loyalty pada produk kita!

Sumber:

Andrologi, F., & Sugiarto, Y. (2014). Analisis Pengaruh Brand Image dan Brand Awareness Terhadap Brand Loyalty dan Dampaknya Terhadap Brand Equity [PhD Thesis]. Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Hadi, P. (2010). Pentingnya Brand Loyalty Terhadap Minat Beli Ulang. 1, 10.

Bagikan