Teknik Copywriting Ini Bisa Bikin Tingkat Konversi Penjualanmu Meningkat!

Konversi penjualan adalah istilah yang dipakai untuk merujuk pengunjung yang mengambil tindakan lebih lanjut terhadap website atau toko online. Bagi setiap pebisnis, hal ini sangat penting untuk mengukur seberapa baik penjualan yang dihasilkan.           

Dalam berbisnis di sosial media, khususnya platform seperti Instagram dan Facebook, sebuah tulisan dianggap memiliki kekuatan untuk bisa `membius` audiens agar tertarik pada produk maupun jasa yang sedang ditawarkan.Teknik copywriting sangat beragam. Salah satu rumus copywriting yang paling sederhana dan bisa membuat kamu mendominasi sosial media adalah rumus copywriting MGS. Lalu, apa itu rumus copywriting MGS? simak penjelasan berikut.

Apa itu rumus copywriting MGS?

MGS merupakan singkatan dari Masalah, Gelisah dan Solusi. MGS adalah formula copywriting untuk menyentuh emosi audiens, ketika kamu memberikan layanan dan produk yang kamu berikan untuk memberikan solusi kepada audiens.

Menggunakan MGS untuk teknik copywriting sangat mudah. Dapat dilakukan dengan cara menceritakan sebuah kisah, memberikan  berita dan informasi, menyebarkan humor, dan melebih-lebihkan kekuatan dan kelemahan. Berikut ini adalah penjelasan dari rumus MGS beserta contohnya..

1. Masalah

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengidentifikasi masalah pada audiensmu. Melihat audiens dalam kaitannya dengan rasa sakit mereka atau masalah yang mereka hadapi sangat membantu kamu untuk memutuskan apa yang tepat bagi kamu untuk melayani audiens. Jika kamu menjual produk, masalahnya harus diidentifikasi terlebih dahulu. Bukan tidak mungkin pelanggan akan berpaling kepada kamu jika kamu menawarkan  produk atau layanan yang dapat menyelesaikan masalah mereka.

Contoh penerapan rumus copywriting masalah dalam MGS adalah “Kak, punya rambut kering, rontok, dan kusam bikin sebel ga sih? Kadang hal seperti ini yang bikin kita tampil ga percaya diri kalau ketemu orang. Udah coba beberapa produk perawatan rambut, tapi hasilnya malah makin ngecewain”.

Baca juga :

Cara Pakai Instagram Reels

Tips Cara Iklan PPC dalam Dunia Digital Marketing

2. Gelisah

Langkah selanjutnya adalah mencari tahu apa yang menjadi perhatian mereka. Masalah mereka tentu akan membuat mereka gelisah. Takut banyak hal yang terjadi padanya adalah bentuk dari kegelisahan mereka.

Tugas kamu sekarang adalah menjelaskan ketakutan mereka. Dalam hal ini, kamu harus bisa bermain dengan kata-kata yang bisa menyentuh emosi mereka. Posisikan diri kamu sebagai mereka. Dengan begitu akan sangat mudah untuk meningkatkan konversi pelanggan dengan kata, bukan? Asal tahu dan paham triknya.. Contohnya seperti kalimat “Gimana rambut mau sehat dan tampil percaya diri di hadapan orang kalau begini terus ?”.

3. Solusi

Ini adalah tahap terakhir dalam rumus formula MSG. Solusi ini adalah langkah terakhir dalam menunjukkan kepada mereka apa yang kamu tawarkan kepada mereka. Ingatlah bahwa apa yang kamu tawarkan harus dapat menyelesaikan masalah mereka. Karena tidak ada gunanya bagi mereka untuk menggunakan produk atau layanan kamu jika masalah atau kekhawatiran mereka tidak dapat diselesaikan pada akhirnya.

Contoh, “ Nahh, sekarang kakak gaperlu khawatir lagi dengan rambut kering, rontok dan kusam, karena ada produk perawatan rambut (Punten) yang mengandung banyak protein dan vitamin rambut yang pastinya sehat untuk rambut. Bye – bye rambut rusak…

Yaps, itulah penjelasan mengenai rumus copywriting MGS beserta contohnya. Metode ini bisa kalian gunakan di platform media sosial seperti Instagram dan Facebook. Ingat! copywriting yang baik adalah yang menghasilkan solusi dan pastinya penjualan.

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email