Ukur Performa Digital Marketing dengan 6 Metrik ini

Metrik digital marketing (Pemasaran digital) adalah nilai yang digunakan oleh tim pemasaran untuk mengukur dan melacak performa pemasaran mereka. Tim digital marketing pastinya menggunakan beberapa tools promosi. Sedangkan untuk melacak hasil performa seringkali memakan waktu dan juga tidak mudah. Berikut adalah beberapa metrik untuk mengukur performa digital marketing yang telah atau sedang dilakukan:

Baca juga : 5 Strategi Ampuh Social Media Marketing disini

1. Total site traffic

Total site traffic atau jumlah kunjungan tentunya merupakan gambaran besar yang harus diamati secara berkala. Hal ini diperlukan untuk mencari tahu seberapa efektif pemasaran sedang dilakukan dalam traffic yang sedang berjalan. Angka dari jumlah kunjungan dapat naik dan juga turun, jika dalam berbulan-bulan menunjukkan penurunan artinya kita harus mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi pada saluran pemasaran yang dipilih.

2. Mobile traffic

Di tahun 2021 ini, pengguna mobile mencapai 56% jika dibandingkan dengan perangkat lainnya. Penggunaan mobile atau smartphone yang meningkat juga tentunya dapat menjadi salah satu metrik untuk mengukur performa pemasaran yang sedang dilakukan. Metrik yang berasal dari penggunaan mobile dapat membantu kita untuk memahami pengguna mobile atau smartphone dan meningkatkankan kunjungan.

3. Cost per-lead

Metrik cost per-lead dapat mengukur seberapa efektif biaya kampanye pemasaran kita dalam menghasilkan prospek baru untuk tim penjualan. Prospek sendiri adalah individu yang telah menyatakan minatnya pada produk atau layanan kita setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Metrik ini terkait erat dengan metrik bisnis utama lainnya seperti biaya untuk memperoleh pelanggan baru. Tujuannya adalah untuk memberi angka pada tim pemasaran megenai biaya untuk memperoleh prospek baru dan memahami biaya yang tepat.

4. Brand awareness

Brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk dapat langsung mengenali dan mengingat suatu brand dengan melihat warna, logo, dan lain sebagainya yang menggambarkan identitas brand tersebut. Metrik ini digunakan untuk melacak brand kita di media sosial dan penelusuran. Metrik ini dirancang untuk dapat melacak perubahan brand awareness secara online dari waktu ke waktu. Biasanya untuk meningkatkan brand awareness adalah dengan meningkatkan hubugan dengan influencer dengan industri yang sama. Selain itu, sesuaikanlah strategi pemasaran yang tepat pada tiap platform yang tentunya memiliki cara pemasaran yang berbeda-beda. Selanjutnya, amati dan analisa metrik dengan performa brand kita.

5. Bounce rate

Bounce rate adalah Persentase pengunjung yang langsung meninggalkan website setelah membuka satu halaman saja. Dalam metrik ini, kita dapat mengidentifikasi seberapa efektif konten dan design dalam menarik minat pada site yang kita tawarkan.

6. Returning visitors

Metrik ini tentunya digunakan untuk melacak berapa banyak orang yang mngunjungi kembali website kita. Tujuannya adalah untuk dapat menganalisa seberapa efektif tim digital marketing dalam meningkatkan dan mempertahankan audience secara online.

Dengan cakupan yang sangat luas, dalam memanfaatkan digital marketing beberapa dari kita mungkin merasa bingung harus mulai darimana untuk mengukur performa pemasaran. Beberapa metrik di atas dapat menjadi alat bantu dalam melacak performa pemasaran yang kita lakukan. Mengukur, menganalisa, hingga mengevaluasi strategi pemasaran tentunya harus terus dilakukan secara berkala untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan performa bisnis kita. Penambahan beberapa metrik lain juga dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

Bagikan